Artikel
Mengabdi untuk Masyarakat: Pengalaman Berharga KKN-BBK UNAIR di Desa Hulaan
Kuliah Kerja Nyata (KKN) Belajar Bersama Komunitas (BBK) periode ke-4 Universitas Airlangga telah sukses dilaksanakan di Kelurahan Hulaan, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, pada tanggal 2-27 Juli 2024. Program ini bertujuan untuk mengembangkan soft skill dan hard skill mahasiswa, mengamalkan tri dharma perguruan tinggi melalui pengabdian kepada masyarakat, serta memberikan inovasi baru dalam empat bidang utama yaitu Kesehatan, Lingkungan, Ekonomi, dan Pendidikan. Desa Hulaan sendiri dikenal sebagai desa industri kecambah, karena banyak warganya yang memiliki usaha kecambah. KKN ini diikuti oleh sembilan mahasiswa dari berbagai program studi, yang membawa semangat mengabdi dan belajar bersama.
Persiapan sebelum pelaksanaan KKN meliputi pelatihan dan pembekalan yang diadakan pada 8 Juni 2024. Kami mendapatkan banyak arahan dan materi yang berguna untuk bekal di lapangan. Pada tanggal 2 Juli 2024, setelah upacara pelepasan yang penuh haru pada tanggal 1 Juli, kami diterjunkan ke lokasi KKN.
Kegiatan KKN kami terbagi menjadi empat bidang utama: Kesehatan, Ekonomi, Pendidikan, dan Lingkungan. Di bidang kesehatan, kami melakukan kunjungan rutin ke posyandu untuk membantu kegiatan kesehatan, mengadakan penyuluhan mengenai penanganan tersedak, serta sosialisasi pencegahan stunting. Selain itu, kami memberikan edukasi mengenai penggunaan bubuk abate untuk memberantas nyamuk, serta edukasi dan praktik Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) seperti cuci tangan dan gosok gigi di MI. Kami juga berupaya mengurangi penggunaan sampah plastik di MI melalui berbagai kampanye dan aktivitas.
Di bidang ekonomi, kami menyosialisasikan pembuatan QRIS dan registrasi layanan pesanan online kepada UMKM di Desa Hulaan. Kami membagikan leaflet dan memberikan penjelasan langsung kepada para pelaku usaha kecil agar mereka lebih mudah beradaptasi dengan teknologi pembayaran digital.
Di bidang pendidikan, kami mengadakan les rutin mingguan Bahasa Inggris dan Bahasa Jepang di kontrakan, memberikan edukasi anti-bullying di SDS Menganti Permai, serta mengajarkan cara membuat filter air sederhana mengingat kualitas air di beberapa tempat di Gresik yang kurang baik. Kami juga mengadakan workshop meronce dan lomba mewarnai di TK, yang disambut dengan antusias oleh anak-anak.
Di bidang lingkungan, kami berpartisipasi dalam senam rutin Minggu pagi bersama ibu PKK, melakukan kerja bakti membersihkan MI, serta mengadakan senam bersama siswa MI dari kelas 1-6. Kegiatan-kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga untuk mempererat hubungan dengan masyarakat setempat.
Selama pelaksanaan KKN, kami menghadapi tantangan perbedaan budaya dan kebiasaan antar anggota kelompok, mengingat kami berasal dari latar belakang dan kota yang berbeda. Untuk mengatasi hal ini, kami berusaha berbaur dengan masyarakat setempat dan aktif ikut serta dalam kegiatan-kegiatan mereka, sehingga kami dapat memahami lebih dalam budaya lokal dan menyesuaikan diri dengan lingkungan baru.
Bagi kami, para mahasiswa, KKN ini memberikan pengalaman baru yang sangat berharga. Selain melatih soft skill dan hard skill, kami juga belajar berinteraksi langsung dengan masyarakat dan beradaptasi dengan lingkungan baru. Pengalaman ini mengajarkan banyak hal yang tidak bisa didapatkan di dalam kelas.
Semoga program kerja KKN kami dapat memberikan manfaat dan berdampak positif bagi masyarakat lokal. Kami juga berharap kolaborasi dan program seperti ini dapat terus berlanjut di masa depan, memberikan manfaat yang lebih luas dan berkelanjutan. Pengalaman ini tidak hanya menambah wawasan kami, tetapi juga mempererat hubungan antara dunia akademik dan masyarakat.